img
Agenda Kegiatan
Berita Terpopuler

KLARIFIKASI 18 DESA KABUPATEN INHIL TERKAIT DUGAAN PENYELEWENGAN DANA DESA

KLARIFIKASI 18 DESA KABUPATEN INHIL TERKAIT DUGAAN PENYELEWENGAN DANA DESA

Dibaca: kali  Selasa,23 Juni 2020 | 04:34:pm WIB
KLARIFIKASI 18 DESA KABUPATEN INHIL TERKAIT DUGAAN PENYELEWENGAN DANA DESA KLARIFIKASI 18 DESA

Tembilahan- Pada bulan April 2020 lalu sempat viral pemberitaan di media online terkait laporan dugaan penyelewengan Dana Desa pada 18 desa di Kabupaten Indragiri Hilir oleh DPW LP Tipikor Nusantara, yang mana berita tersebut sudah beredar dikalangan masyarakat . Atas pemberitaan tersebut, 18 kepala desa yang termasuk dilaporan DPW LP Tipikor Nusantara melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan yang beredar dan  membantah tuduhan dugaan penyelewengan dana desa tersebut.

18 desa yang diwakili oleh bapak M.Kaap menyayangkan berita tersebut karena tidak adanya konfirmasi terhadap data dan fakta dilapangan yang digunakan sebagai dasar pemberitaan. Berikut klarifikasi yang disampaikan bapak M.Kaap terkait laporan dugaan penyelewengan Dana Desa yang viral:

Atas nama 18 kepala desa kami menyampaikan klarifikasi berita terkait dugaan penyelewengan dana desa yang beredar dimedia online, yaitu:

  1. Dari 18 Desa yang dilaporkan hanya terdapat 8 Desa yang mengetahui Tahun Anggaran Pelaksanaan yang di dugakan kepada Desa melalui surat LP TIPIKOR NUSANTARA yang dikirim melalui pos. Selain itu sebanyak 10 Desa lainnya tidak mengetahui karena tidak menerima surat dari lembaga tersebut.
  2. Tuduhan tentang kelebihan anggaran tidak berdasar, karena LP Tipikor Nusantara hanya melihat seluruh penggunaan dana dari sisi pembangunan fisik saja dikurang dengan pagu total anggaran Dana Desa.
  3. Dasar tuduhan LP TIPIKOR NUSANTARA tidak menjelaskan secara rinci data yang digunakan sebagai dasar melayangkan surat kepada Desa.
  4. Berkenaan dengan pemberitaan,  media yang memberitakan tidak melakukan  konfirmasi dan klarifikasi terlebih dahulu kepada Desa yang dituduhkan.

“ Dengan adanya klarifikasi ini mudah-mudahan tuduhan terhadap 18 desa yang diduga melakukan penyelewengan bisa segera diselesaikan dengan baik dan mampu mengembalikan nama baik desa serta dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap desa yang dituduhkan” tutur beliau.

18 desa tersebut  antara lain:

  1. Desa Pancur Kec. Keritang
  2. Desa Perigi Raja Kec. Kuala Indragiri
  3. Desa Sialang Jaya Kec. Batang Tuaka
  4. Desa Sekara Kec. Kemuning
  5. Desa Bayas Jaya Kec. Kempas
  6. Desa Bagan Jaya Kec. Enok
  7. Desa Pungkat Kec. Gaung
  8. Desa Penjuru Kec. Kateman
  9. Desa Pulau Burung Kec. Pulau Burung
  10. Desa Wonosari Kec. Pelangiran
  11. Desa Bente Kec. Mandah
  12. Desa Sanglar Kec. Reteh
  13. Desa Benteng Utara Kec. Sungai Batang
  14. Desa Selat Nama Kec. Tanah Merah
  15. Desa Gembaran Kec. Teluk Belengkong
  16. Desa Mumpa Kec. Tempuling
  17. Desa Kampung Baru Kec. Concong
  18. Desa Sungai Iliran Kec. Gaung Anak Serka

 

Tulis Komentar
Berita Terkait